02
Oct
11

Sekilas Tentang Rhesus

Selain penggolongan darah ABO yg kita kenal (A-B-AB-O), ada penggolongan darah berdasarkan ada tidaknya antigen-D. Jika dijumpai antigen-D di dalam darah maka seseorang digolongkan memiliki Rhesus + atau Rh +, Jika tidak memiliki antigen-D maka termasuk dalam Rhesus – atau Rh -.

Syarat bisa donor: golongan darah dan rhesus antara pendonor dan yang menerima harus sama. Rhesus yang tidak cocok dapat menyebabkan pembekuan darah sehingga bisa berakibat kematian bagi penerimanya.

Sayangnya pemilik Rhesus – sangat sedikit. Pada org kulit putih hanya 15%, pada orang kulit hitam 8%, pada bangsa Asia mayoritas Rhesus +

Penting untuk mengetahi Rhesus anda. Terutama bagi Ibu-Ibu yang ingin hamil. Ketidakcocokan rhesus antara Ibu dan bayi yang dikandung dapat menyebabkan kegagalan kehamilan atau bayi meninggal.

Jika belum tahu rhesusnya, anad bisa tes di laboratorium atau minta di tes saat akan donor darah.

Salam,

-Mod-

(Y.A.)

Advertisement

2 Responses to “Sekilas Tentang Rhesus”


  1. 1 Alister Budi Yanti
    October 2, 2011 at 7:00 pm

    Selama ini saya baru dua kali mengikuti donor darah dan dua-duanya diadakan di kantor saya. Karena sekarang saya belum bekerja lagi saya jadi bingung kalau mau mendonorkan darah dimana. Inginnya saya rutinkan setiap tiga bulan sekali, bagaimana caranya saya dapat menjadi pendonor yang rutin ya?

  2. October 11, 2011 at 11:05 pm

    Cari kantor PMI terdekat saja mas..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 230 other followers